Cara Uji Kekuatan Baja - CV. Satria Prima Jaya
Baja merupakan produk turunan dari besi yang telah dicampur dengan unsur-unsur yang lain. Menghasilkan produk yang lebih kuat dibandingkan besi serta keunggulannya adalah memiliki lapisan anti karat (yang tidak dimiliki oleh besi) sehingga menjadikan umur baja lebih panjang dibandingkan besi.
Untuk sebuah komponen atau spare-part suatu industri atau mesin yang menggunakan baja sebagai bahan utamanya, maka kualitas dari baja tentulah harus dipertimbangkan. Pemilihan kualitas yang baik atau terbaik akan memberikan hasil yang lebih baik pula.
Metode yang digunakan untuk menganalisa atau menilai suatu benda adalah dengan cara pengujian. Ada 2 metode pengujian yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini.
- Metode BrinellMetode Brinell ini adalah metode untuk mengukur kekerasan suatu material dalam bentuk daya tahan terhadap bola baja (identor) yang ditekan pada permukaan material uji (speciment). Johan August Brinell merupakan penggagas dari metode ini dan pada 1900an uji ini pertama kali dilakukan. Metode Brinell saat ini sudah banyak digunakan dan disusun standarisasinya.Ide utama dari uji ini adalah pembentukan lengkung pada permukaan material uji menggunakan bola baja yang ditekan dengan tekanan tertentu dan dalam selang waktu tertentu. Biasanya waktu yang digunakan selama 30 detik. Diamter lekukan yang dihasilkan akan diukur menggunakan mikroskop setelah tekanan dihilangkan. Permukaan material yang akan di uji harus rata, halus, bersih, dan tidak berkarat.
- Uji Tarik
Suatu material perlu diketahui tingkat elastisitasnya. Seberapa kuat material dapat melakukan toleransi terhadap tekanan sampai akhirnya material mengalami kerusakan pada tingkat tekanan tertentu. Contoh paling sederhana adalah dalam pembuatan jembatan. Perhitungan akan beban jembatan dan kendaraan yang melintas perlu dilakukan, sehingga didapatkan beban minimal hingga beban maksimal yang kemungkinan akan diterima oleh baja atau bahan konstruksi lainnya. Elastisitas baja tersebut harus mampu untuk menahan beban tersebut.
Uji tarik merupakan teknik pengujian kekuatan dengan cara memberikan tekanan (beban) gaya yang sesumbu. Baja akan diletakkan pada mesin kemudian ditarik. Besar tekanan yang digunakanan ketika baja mengalami peregangan, hingga baja mengalami kerusakan / patah. Data-data tersebut akan menjadi panduan perhitungan. Namun dalam uji ini perlu juga untuk memperhatikan perlakuan panas, deformasi, laju regangan karena dapat mempengaruhi pengujian.


0 komentar "Cara Uji Kekuatan Baja - CV. Satria Prima Jaya", Baca atau Masukkan Komentar
Posting Komentar